JUDUL
: ROBOH
PENGARANG : AFIB
SUBARKI
wanita : Apa yg sedang engkau
pikirkan sehingga membiarkan dia bersandar di jemari kakimu sayang..!, sungguh dirimu telah membiarkan matahari
membakar wajahku (menangis).
Lelaki :Tenanglah sayangku..!
jagan engkau biarkan kegelapan membungkus wajahmu yang putih itu..!. mungkin
dirimu hanya salah mengartikan hadirnya dia di sampingku, karena dia
adalah..''.tiba2 perempuan itu memotong ucapanya.
wanita: cukup..!! tidak usah
mengatakan siapa wanita itu kepadaku,..! sungguh aku terpesona akan syair indahmu
itu..! tapi aku bukanlah perempuan bodoh
yang dengan mudah engkau hipnotis ..! perempun mana yang tidak terluka disaat
hawa yang dulunya sejuk menjelma menjadi
neraka..! menjauhlah dari hidupku..!
Lelaki: jadi..! maksudmu
inilah akhir dari kisah kita? ( dengan air mata yang hampir menyapa kedua belah
pipinya).
wanita : kenapa engkau
menangis ?...bahkan aku tidak pernah menamparmu..! (sambil menatap lurus ke arah
laki-laki). Apakah air mata itu sedang membantumu bersandiwara di depanku..? ,
mulai sekarang jangan menganggap aku kekasihmua lagi.
kemudian laki-laki itu membalikan badan dari hadapan keksihnya sambil
meneteskan air mata...!
Lelaki : Aku tidak pernah
berfikir dirimu akan setega ini padaku..! ketahuilah ..perempuan yang bersamaku
waktu itu adalah adik kandungku sendiri, namanya alisa''
usai
mengatakan itu, laki-laki pun pergi meninggalakan bibir pantai dengan mengucapkan selamat tinggal, dan si
wanita hanya menatap kepergianya dengan hati penuh penyesalan